SSMS Mendapatkan Penghargaan Dari Fortasbi sebagai Pembina Petani Sawit Mandiri

 

 

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) meraih penghargaan dari Fortasbi atau Forum Petani Kepala Sawit Berkelanjutan Indonesia.


Penghargaan diserahkan Ketua Fortasbi H Narno kepada SSMS yang diwakili oleh Rudy Hendrarto, di sela acara Annual Meeting RSPO ke 17 di Bangkok, Thailand, dari 3 - 6 November. Penghargaan ini diberikan karena perusahaan berkomitmen untuk mendampingi petani kelapa sawit mandiri, menuju perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.


SSMS telah memberikan pendampingan kepada petani sawit mandiri di Desa Kadipi Atas, Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat sejak tahun 2018. Pendampingan kepada petani mandiri ini terwujud dalam berbagai bentuk dukungan teknis dan non teknis, dengan menerapkan praktik praktik berkebun kelapa sawit yang berkelanjutan.
 

"Petani dapat menerapkan perkebunan berkelanjutan sesuai dengan prosedur RSPO untuk meningkatkan produktivitas dan taraf hidup," ujar Rudy.


Sementara, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri di Desa Kadipi Atas, Kecamatan Palangka Lada, Zainanto, mengatakan setelah mendapatkan pendampingan dari SSMS, produktivitas petani anggotanya meningkat. “Itu dengan menggunakan cara-cara yang disampaikan SSMS Sebelumnya menghasilkan TBS 0,6 ton per hektare menjadi 1 ton per hektare," kata Zainanto.

 

"Selain ilmu teknis perkebunan, kami juga mendapat bimbingan ilmu non teknis seperti izin Surat Tanda Daftar Budi Daya Perkebunan (STDB) dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan. Kami atas nama kelompok tani  mengucapkan terima kasih atas bimbingan SSMS dan berharap kerjasama terus berlanjut,“ kata Zainanto.